Kepolisian Polda Jawa Barat dari Kombes Polisi La Ode Aries El Fathar memperketat pengamanan gereja-gereja karena terdapat sebuah temuan yang mirip dengan bom di depan Gereja Kristen Protestan Simalungun daerah Kosambi, Bandung dan memastikan bahwa umat kritiani aman ketika melakukan ibadah dan misa Natal. Walaupun benda tersebut tidak mengandung bahan peledak dengan pengamanan yang dimaksimalkan untuk antisipasi, kutip main300.
Setiap gereja diharuskan untuk menjaga lebih dari 10 orang dengan jumlah personel untuk pos pengamanan. Segala strategi sudah disiapkan dengan sangat baik untuk menghindari gangguan keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Sterillisasi ketika ibadah akan dilakukan sebelum jemaat datang dan memasuki gereja dan proses tersebut meliatkan tim penjinak bom dari Satuan Brimob Polda Jawa Barat dengan polisi setempat.
Pengamanan yang sangat ketat perlu untuk diterapkan walaupun tidak dapat ditemukan ancaman langsung sebagai bentuk kewaspadaan serta komitmen kepolisian untuk menjaga keamanan masyarakat menjadi pengingat untuk lebih berhati-hati dan disiplin dalam menjalani SOP untuk setiap pengamanan setiap warga pastinya akan mendapatkan benda yang cukup mencurigakan di depan GKPS Kosambi Bandung dan dilaporkan kepada pihak kepolisian.