Banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah di Jakarta mendapat sorotan dari kalangan legislator. Mereka menilai persoalan banjir bukan sekadar masalah curah hujan tinggi, tetapi juga berkaitan erat dengan kondisi lingkungan dan tata kelola wilayah DKI Jakarta. Pembenahan lingkungan dinilai menjadi langkah penting yang harus segera dilakukan untuk meminimalkan dampak banjir yang terus berulang setiap tahunnya, kutip mono77.
Para legislator menyoroti berbagai faktor penyebab banjir, seperti buruknya sistem drainase, alih fungsi lahan, serta minimnya ruang terbuka hijau. Selain itu, kebiasaan membuang sampah sembarangan juga dinilai memperparah kondisi saluran air. Mereka mendorong pemerintah daerah untuk lebih serius dalam melakukan normalisasi sungai, perbaikan drainase, serta penataan kawasan permukiman padat.
Ke depan, legislator berharap pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Edukasi tentang pengelolaan sampah, peningkatan kesadaran akan pentingnya ruang hijau, serta penegakan aturan tata ruang menjadi kunci dalam upaya penanggulangan banjir. Dengan pembenahan lingkungan yang berkelanjutan, diharapkan Jakarta dapat lebih siap menghadapi ancaman banjir di masa mendatang.